Cara ampuh mengatasi HP Android Lemot setelah di Root


Cara ampuh mengatasi Android Lemot setelah di Root

Setiap orang pasti menginginkan HP yang dimilikinya memiliki performa yang maksimal, salah satunya adalah dengan Root HP Android. Namun root sendiri tidak hanya memiliki dampak yang positif, namun dampak negatif juga akan mengikuti. Salah satunya HP kamu menjadi lemot setelah diroot.

Bagaimana mengatasi HP android lelet / lemot ketika sudah diroot? Ada banyak tindakan untuk mengatasi masalah tersebut yang bisa diselesaikan sendiri. Seperti halnya ketika kamu melakukan rooting, kamu juga harus bertanggung jawab dengan segala resikonya.

Kamu harus melakukan tindakan segera jika HP sudah sangat lemot setelah diroot. Jika dibiarkan bisa saja berakibat lebih fatal lagi yaitu bisa menjadi bootlop.

Tetapi jangan gelisah atau panik, itu hanya akan memperburuk keadaan. Untuk mempermudah kamu menyelesaikan masalah tersebut, AyGek akan memberikan solusi mengatasi smartphone android lemot setelah di root. Simak penjelasan selengkapnya dibawah ini.

6 HP Murah Terbaik dan Terbaru di 2018 Harga dibawah 2 juta << BACA JUGA


Cara Mudah Memperbaiki HP Android yang lelet




1. Menghemat RAM HP


Kita mulai dari yang ringan terlebih dahulu, yaitu menghemat slot RAM. Mungkin saja setelah kamu root HP android, ada banyak aplikasi yang terbuka secara tiba tiba. Meskipun aplikasi itu tidak sedang digunakan, tetapi masih aktif di latar belakang.

Nah jika sudah begitu, otomatis RAM kamu akan penuh sehingga performa HP android menjadi lemot. Umumnya kamu bisa cek pemakaian RAM dengan cara buka Pengaturan > manajer apliasi > berjalan. Namun setiap merek HP memiliki cara yang berbeda beda.



2. Memindahkan atau Menghapus Aplikasi Bawaan


Aplikasi bawaan dari android seringkali memakan ruang yang banyak di memori internal. Jika menumpuk terlalu banyak akan mengakibatkan HP lemot dan tidak maksimal. Untungnya setelah diroot, HP kamu bisa menghapus aplikasi bawaan dan juga memindahkan aplikasi bawaan dari memori internal ke SD Card. Berikut langkah menghapus atau memindahkan aplikasi bawaan

Cara menghapus aplikasi bawaan

Perlu diingat yang perlu dihapus aplikasi yang tidak terpakai saja, karena jika kamu salah hapus sistem android bisa rusak. Berikut cara menghapus aplikasi bawaan



  • Kamu bisa download aplikasi System App Remover di Google Play Store.
  • Setelah terinstall, lalu buka aplikasi tersebut. Jika muncul notifikasi dari SuperSU untuk meminta akses root, klik Izinkan atau Grant.
  • Lalu tinggal pilih aplikasi bawaan yang ingin dihapus
  • Selanjutnya klik Uninstall pada aplikasi tersebut




Cara memindahkan aplikasi bawaan ke SD Card

Untuk meminimalisir resiko yang ada, lebih baik memindahkan aplikasi bawaan dari memori internal ke SD Card. Karena jika menghapusnya langsung, kemungkinan bisa merusak sistem.

  • Download aplikasi Link2SD yang tersedia di Google Play Store.
  • Jalankan aplikasi tersebut, jika dimintai akses root oleh SuperSU, ijinkan saja.
  • Ketika sudah masuk ke aplikasi, kamu bisa memilih aplikasi bawaan mana yang ingin dipindahkan ke SD Card







3. Menginstall CWM Recovery


Jika semua cara diatas tidak bisa teratasi, hal yang terakhir yang harus dilakukan adalah mereset ulang android. Namun disarankan menggunakan CWM Recovery daripada recovery default bawaan pabrik HP. Kenapa begitu? Karena CWM Recovery memiliki fitur fitur yang lebih lengkap daripada recovery default. Berikut cara Install CWM Recovery dengan mudah.


5 Smartphone ini memiliki RAM 6GB dengan harga 3 Jutaan. Takperlu risau lagi soal harga! << BACA JUGA

Itulah tutorial bagaimana cara mengatasi HP yang lemot setelah diroot. Jangan jadikan masalah ini sebagai musibah, namun sebagai jadikan sebagai pengalaman atau menambah wawasan tentang masalah yang terjadi di HP android. Jika artikel ini bermanfaat bagi kamu, jangan lupa share ke teman teman kamu, siapa tau mereka sedang mengalami masalah seperti ini.

Post a Comment

0 Comments